Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara akan menyelenggarakan kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) pada tanggal 14—17 November 2022 di Hotel Bela Sahid, Ternate.  Kegiatan yang akan diikuti oleh empat kabupaten/kota, yaitu Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Sula merupakan acara puncak dari tahapan pelaksanaan Revitaliasi Bahasa Daerah di Maluku Utara. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap generasi muda dalam menjaga kelestarian bahasa daerah dan menjadi wahana untuk meningkatkan kemahiran dan kreativitas siswa dalam berbahasa daerah.

FTBI  yang digelar oleh Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara menjadi bagian dari program Merdeka Belajar Edisi Ke-17 Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah yang telah dicetuskan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi pada tanggal 22 Februari 2022.  FTBI Tingkat Provinsi Maluku Utara Tahun 2022 ini akan menghadirkan tunas-tunas bahasa ibu yang berasal dari kalangan siswa SD/sederajat dan SMP/sederajat. Hal ini sejalan dengan tujuan dari program Merdeka Belajar Edisi ke-17 yakni, melindungi dan melestarikan bahasa daerah melalui pewarisan kepada generasi muda.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara, Dr. Arie Andrasyah Isa, S.S., M.Hum. mengatakan bahwa kegiatan ini pada dasarnya merupakan bentuk pelestarian dan pelindungan bahasa dan sastra daerah yang ada di Maluku Utara. “Kami harap upaya pelestarian ini disambut baik oleh masyarakat terutama bagi generasi muda. Semoga kegiatan ini dapat memantik dan menumbuhkan kembali minat generasi muda untuk menggunakan bahasa daerahnya, terutama dalam pergaulan intraetnis, lingkungan keluarga, dan dalam kehidupan sehari-hari”, kata Arie. 

Di dalam kegiatan ini, dihadirkan enam mata lomba yang akan diikuti oleh siswa-siswa dari empat kabupaten/kota. Lomba membaca puisi, tembang tradisi, dan mendongeng merupakan kategori lomba untuk siswa tingkat SD/sederajat. Sementara itu, untuk kategori lomba yang diikuti oleh siswa tingkat SMP/sederajat adalah lomba menulis cerpen, pidato, dan lawakan tunggal. Keseluruhan mata lomba wajib menggunakan bahasa daerah sesuai dengan bahasa ibu masing-masing, dari empat bahasa daerah yang menjadi sasaran revitalisasi. Empat bahasa sasaran revitalisasi bahasa daerah di Maluku Utara, antara lain bahasa Sula, Makian Timur, Tobelo, dan Ternate.

Riskal Ahmad, S.S., selaku ketua panitia kegiatan mengatakan bahwa Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi Maluku Utara yang dilaksanakan ini merupakan kegiatan puncak dari program Revitalisasi Bahasa Daerah. Ada beberapa tahap yang telah dilakukan oleh Kantor Bahasa Provinsi Maluku Utara sebelum memasuki kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu. Tahapan tersebut secara berjenjang adalah rapat koordinasi yang dilaksanakan pada awal Juli 2022, pelatihan guru master yang dilakukan di empat kabupaten/kota, dan tahap akhir adalah FTBI. ”Pada tahap akhir ini, dihadirkan tunas muda bahasa ibu dari empat perwakilan kabupaten/kota”, sebutnya. Lebih lanjut, disampaikan bahwa secara garis besar Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) merupakan wahana untuk meningkatkan kemahiran dan kreativitas siswa dalam berbahasa daerah dan menjadi sarana atau ajang menampilkan hasil revitalisasi, baik berupa lomba maupun unjuk kebolehan. Selain itu, tujuan yang diharapkan dari FTBI adalah untuk meningkatkan sikap percaya diri dan bangga siswa terhadap kekayaan budaya berupa bahasa dan sastra daerah. Tim Humas KBMalut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *